Teruntuk suamiku,
Mungkin pada saat ku mengeluh dan bermuka masam padamu, adalah saat ku menjadi pelupa...
Lupa bahwa kau mencintaiku begitu tulus...
Lupa bahwa kau akan melakukan apapun semaumu untuk membahagiakanku...
Lupa bahwa kau adalah penanggung dosa-dosaku...
Dan lupa bahwa engkaulah imamku.
Maka dari itu, kumohon bersabarlah padaku.
Bersabarlah ketika aku menjadi pelupa.
Bersabarlah ketika aku bermuka masam.
Dan bersabarlah untuk mendidikku.
Karena sungguh, engkaulah yang akan menuntunku menuju surgaNya.
Jumat, 26 Desember 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar